|
Fiqh
|
|
Oleh Administrator
|
|
Jumat, 19 Maret 2010 14:38 |
'Shahih, Singkat, Ringan untuk diamalkan, Fadhilahnya Besar'
Sebagai seorang mukmin sejati, kita wajib meyakini bahwa wirid dan dzikir yang shahih dari Nabi adalah wirid dan dzikir yang terbaik di sisi Allah. Untuk itu, di sini kami sajikan beberapa wirid yang jelas keotentikannya dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih. Padanya terdapat banyak sekali fadhilah yang agung dan pahala yang besar. Salah satu fadhilah terbesar dari mengamalkan wirid yang diajarkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah diraihnya pahala istimewa karena telah menghidupkan sunnah beliau. Selain itu, mengamalkan wirid yang diajarkan beliau dan lebih mengutamakannya di atas wirid-wirid yang lain, juga merupakan salah satu tanda cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi yang lain. Allah berfirman: قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ Katakanlah (wahai Muhammad ): "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” [QS. Ali Imran: 31] |
|
Selanjutnya: Wirid Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
|
|
|
Aqidah
|
|
Oleh Administrator
|
|
Kamis, 25 Februari 2010 14:59 |
Suatu nikmat yang sangat agung ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus ke dunia ini, dengan diutusnya beliau berarti muncullah seorang Nabi dan Rasul yang penuh kasih sayang, yang membacakan kepada umatnya ayat-ayat Allah Ta’ala , membersihkan jiwa-jiwa kaum muslimin dan yang mengajarkan al-Kitab dan al-Hikmah, kemudian melalui dirinya lah jua Allah mengeluarkan manusia dari kegelapan dan kebodohan masa jahiliyah menuju Cahaya Islam yang keindahan dan kemuliaannya dapat kita nikmati hingga saat ini. لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ (١٦٤) “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al kitab dan Al hikmah. dan Sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Ali Imran : 164) Oleh sebab itu setiap dari diri kita wajib bersyukur kepada Allah Ta’ala atas diutusnya nabi yang mulia tersebut dan juga wajib mencintai Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Allah Ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam. |
|
Selanjutnya: Bukti Cinta Pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
|
|
Pengumuman
|
|
Oleh Administrator
|
|
Kamis, 14 Januari 2010 15:43 |
Tabligh Akbar Ust. Abdullah Taslim
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 12 |
Puasa Tasu'a dan 'As...
Muda Dengan Ilmu - Masya Allah... kog...
Ayat-ayat Cinta
Alhamdulillah - Artikel yang sangat m...
Kumpulan Makalah Ilm...
komentar - subhaanallah! jazakumullah...
Kumpulan Tanya Jawab...
Assalamu'alaikum - salam ta'zhim dari...
Kumpulan Tanya Jawab...
mr - Alhamdulillah, Terima kasih a...