fiqih praktis tayammum

Fiqih Praktis Tayammum

Tayamum adalah salah satu cara bersuci yang berfungsi sebagai pengganti wudhu dan mandi besar. Setelah Allah memerintahkan orang yang hendak shalat u...

wanita dalam islam

Wanita di Mata Islam

Peringatan Hari Kartini setiap tahun, sering kali dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk tujuan-tujuan yang tidak bertanggung...

bookcompress

Keutamaan Menuntut Ilmu dan Adab-ad...

Menuntut ilmu agama adalah kewajiban setiap muslim & muslimah, karena Allah telah memerintahkan untuk berilmu sebelum berbicara dan berbuat. Allah...

keutamaan berjalan menuju masjid

Keutamaan bersegera datang ke Masji...

Sesungguhnya di antara karunia dan rahmat Allah kepada hamba-hamba-Nya adalah Allah memudahkan mereka untuk melakukan amal ketaatan, atau ibadah yang ...

Tauhid

sea_sky_horizon-1280x720

Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallaah (bag. 2 dari 2)

Pada edisi terdahulu, kita telah menjelaskan 3 syarat kalimat “Laa Ilaha Illallah”, maka pada edisi kali ini, kita akan melanjutkan penjelas...

Aqidah

sea_sky_horizon-1280x720

Syarat-Syarat Laa Ilaaha Illallaah (bag. 2 dari 2)

Pada edisi terdahulu, kita telah menjelaskan 3 syarat kalimat “Laa Ilaha Illallah”, maka pada edisi ...

Manhaj

redrose2

Enam Tanda Cinta yang Tulus pada Nabi

Setiap dakwaan membutuhkan pembuktian sehingga bisa dikatakan jujur, begitu juga dakwaan cinta pada Rasulullâh shalallahu 'alaihi wasallam, ...

Fiqih Praktis Tayammum

Share Button

Tayamum adalah salah satu cara bersuci yang berfungsi sebagai pengganti wudhu dan mandi besar.

Setelah Allah memerintahkan orang yang hendak shalat untuk berwudhu terlebih dahulu, Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Maidah; 6)

Ayat ke 6 dalam surat al-Maidah ini, sekaligus menjelaskan kepada kita kapan seorang muslim diperbolehkan ber tayamum sebagai pengganti wudhu dan mandi bersih, yaitu:

  1. Pada saat tidak mampu menggunakan air, karena:
  2. Sakit

Sakit yang dimaksud adalah sakit yang jika orang tersebut menggunakan air maka ditakutkan akan membuatnya meninggal dunia, atau memperparah penyakitnya atau memperlambat proses penyembuhannya.

Ayat ke 6 dalam Surat al-Maidah sangat jelas menyebutkan orang sakit boleh bertayamum sebagai pengganti wudhu dan mandi bersih.

Lanjut Baca>>

Share Button